Pages

Rabu, 30 Oktober 2013

Kurupa

mereka keluarga kura-kura yang terasing dari dunia sosial. mereka hidup dengan sederhana. mereka selalu menerima dengan apa yang diberikan Sang Pencipta.

hari pertama.
"Bupa, kenapa kita tidak bisa makan enak seperti mereka?" tanya sang anak, Kurupa.
"bukannya tidak bisa, hanya saja belum bisa, anakku." jawab sang ibu dengan lembutnya.
"oh, berarti suatu saat kita akan bisa makan enak seperti mereka ya?" tanya Kurupa dengan penuh harap.
"iya. Kurupa, yang sabar ya!" jawab sang ibu dengan tenang.

hari kedua.
"Bupa, kenapa mereka tidak mau bermain pasir dengan Kurupa?"
"mereka bukannya tidak mau, hanya saja belum mau, anakku."
"oh, berarti suatu saat mereka akan mau bermain pasir denganku?"
"iya. Kurupa, bermain pasir dengan Bupa saja ya!"
"iya Bupa."

setiap hari Kurupa selalu bertanya kepada Bupa kenapa begini, kenapa begitu, kenapa tidak, kenapa harus dan kenapa? sampai suatu waktu Bupa diambil oleh manusia nakal yang tidak tahu bahwa dirinya adalah hewan yang dilindungi pemerintah.

diambilnya Bupa, membuat Kurupa sedih. ia tak punya teman untuk diajak bicara dan bermain. tepatnya tidak ada yang akan menjawab pertanyaan-pertanyaannya. ia kehilangan ibunya. hingga suatu waktu Kurupa bertanya kepada Penciptanya.

"Sang Pencipta, apa yang akan kau hadiahkan untukku? jika aku bersabar dengan cobaanmu? jika aku berusaha untuk kuat?" tanya Kurupa.

tak disangka Sang Pencipta menjawab, "aku akan memberimu kebahagiaan suatu waktu dan aku akan memberimu apa yang pantas kamu dapatkan dengan segala usahamu!"

#maaf kalau membingungkan. semoga pesannya tersampaikan yaa :)